BP Tapera sebut ASN di Kepri bisa cicil rumah 40 tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026 17:00 WIB
Potret kompleks perumahan dinas ASN di lingkungan Rudenim Pusat Tanjungpinang, Kepri. ANTARA/Ogen
Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyebutkan aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang belum memiliki rumah pertama dan memenuhi persyaratan, bisa tenor cicilan rumah subsidi hingga 40 tahun.
"Tenor 40 tahun itu adalah opsi. Secara historikal data di kami rata-rata di 10, 15, dan 20 tahun," kata Senior Vice President Pemasaran Pembiayaan I BP Tapera Mungki Indriati Prativi, di Kota Tanjungpinang, Sabtu.
Mungki juga memberikan simulasi pembiayaan rumah di Kepri dengan harga sekitar Rp170 juta. Dengan tenor 20 tahun, angsuran cicilan rumah dalam simulasi tersebut berada di kisaran Rp1 jutaan per bulan.
Ia menyampaikan melalui program KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BP Tapera menyediakan pembiayaan untuk rumah tapak subsidi dan rumah susun subsidi, termasuk bagi ASN yang belum memiliki rumah pertama.
Baca juga: Kapolri Suyudi rotasi 19 kapolda termasuk kepri
Dia menjelaskan rumah subsidi menjadi salah satu solusi guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hunian, sekaligus mengurangi backlog kepemilikan rumah di Indonesia.
Program KPR Sejahtera FLPP telah berjalan sejak 2010 dan ditujukan bagi masyarakat yang memenuhi kualifikasi untuk memperoleh pembiayaan rumah pertama.
BP Tapera bersama bank penyalur dan pengembang, katanya lagi, turut terlibat dalam upaya mengurangi backlog kepemilikan rumah, termasuk di wilayah Kepri.
"Melalui program ini negara hadir untuk dua solusi nyata, yakni rumah tapak subsidi dan rumah susun subsidi," ujarnya.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengatakan kepemilikan rumah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi ASN, terutama mereka yang belum memiliki hunian sendiri.
"Rumah bukan sekadar tempat bernaung, melainkan fondasi paling mendasar dalam membina keluarga, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat kesejahteraan sumber daya manusia," ujar Ariza.
Ia menyampaikan Pemkot Tanjungpinang akan bekerja sama dengan BP Tapera dan pihak pengembang untuk membuka akses pembiayaan rumah bagi ASN yang belum memiliki rumah pertama.
"Memang ada wacana kerja sama dengan pihak pengembang, termasuk BP Tapera. Konsepnya pemerintah daerah menyediakan lahan, sehingga mempermudah kita mendapatkan rumah agak murah," katanya pula.
Baca juga: DEN dorong pembangunan penyimpanan BBM di Kepri
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.