Senin, 21 September 2026 - 23:44 WIB

VIVA – Bali selama ini identik dengan pantai, matahari terbenam, hingga kawasan wisata yang ramai. Namun, bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan ritme lebih lambat, sisi lain Pulau Dewata mulai menarik perhatian.

Baca Juga

Tabanan menjadi salah satu kawasan yang menawarkan pengalaman tersebut. Berada di pesisir barat Bali, kawasan ini memiliki bentang alam yang masih relatif tenang, mulai dari persawahan, pepohonan kelapa, desa tradisional hingga pantai dengan pasir hitam vulkanik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana tersebut semakin relevan dengan berkembangnya tren wellness travel, ketika perjalanan tidak lagi hanya dimanfaatkan untuk mengunjungi destinasi sebanyak mungkin, tetapi juga menjadi kesempatan untuk beristirahat, bergerak lebih aktif, dan memulihkan diri.

Baca Juga

Bagi sebagian wisatawan, liburan kini justru berarti mengurangi aktivitas yang terlalu padat. Bangun pagi tanpa terburu-buru, berjalan tanpa alas kaki di sekitar penginapan, berolahraga, menikmati perawatan tubuh, atau sekadar menghabiskan waktu tanpa terus-menerus melihat ponsel menjadi bagian dari pengalaman perjalanan.

Tren tersebut selama ini banyak ditemukan di kawasan seperti Ubud dan Canggu. Namun, Tabanan menawarkan karakter berbeda dengan suasana yang lebih dekat dengan alam dan jauh dari kesan kawasan wisata yang terlalu padat.

Baca Juga

Salah satu fasilitas yang mengikuti perkembangan tren tersebut hadir di kawasan Pasut Beach melalui Yuna Wellness Bali yang berada di Amarta Pasut Beach Retreat. Tempat ini memadukan aktivitas fisik, pemulihan tubuh, perawatan diri, dan pilihan nutrisi dalam suasana yang menyatu dengan lanskap sekitar.

Wellness Tak Harus Selalu Penuh Aktivitas

Konsep wisata wellness pada dasarnya tidak harus diterjemahkan sebagai rangkaian aktivitas yang padat. Justru, pengalaman tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wisatawan.

Pagi hari misalnya, dapat dimulai dengan yoga atau latihan fisik. Setelah itu, wisatawan bisa memilih beristirahat atau melakukan aktivitas pemulihan seperti sauna, cold plunge, jacuzzi, maupun berenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pilihan lain adalah mengikuti sesi Mobility & Recovery untuk mendukung kelenturan dan pemulihan tubuh, atau Strength Training bagi wisatawan yang ingin tetap menjalankan rutinitas olahraga selama bepergian.

Perawatan tubuh juga menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Sejumlah perawatan yang tersedia mengambil inspirasi dari tradisi wellness Indonesia, seperti pijat Bali dan pijat Jawa, selain perawatan wajah serta layanan kecantikan.

Halaman Selanjutnya

Namun, yang menarik dari konsep wellness dalam perjalanan adalah kebebasan menentukan ritme. Wisatawan tidak harus mengikuti seluruh aktivitas yang tersedia. Mereka dapat memilih kegiatan yang memang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan kondisi selama liburan.