asiawebawards.com
  • 2026-08-18 11:48:22 +0000 UTC

    Aug 18, 2026

    BNPB: Pemulihan listrik 99,9 persen pascagempa di Flores timur dan barat

    Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan pemulihan layanan kelistrikan di wilayah Flores bagian timur dan barat telah mencapai 99,9 persen dengan seluruh gardu induk dan penyulang telah kembali beroperasi penuh.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam tayangan Update Penanganan Pasca-Gempabumi M7,7 di Nusa Tenggara Timur-18 Agustus 20206 yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia di Jakarta Pusat pada Selasa sore mengatakan sebanyak 566.525 pelanggan telah mendapatkan kembali layanan listrik setelah sempat mengalami pemadaman.

    Untuk proses pemulihan layanan kelistrikan di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Berton mengatakan satu penyulang telah berhasil dipulihkan serta lima dari enam gardu distribusi telah kembali menyala.

    Karena itu, lanjutnya, sebanyak 1.625 dari 1.921 pelanggan di wilayah tersebut telah kembali memperoleh layanan listrik, sementara sisa 296 pelanggan masih mengalami pemadaman dikarenakan satu gardu masih dalam proses penanganan.

    Baca juga: TNI percepat penanganan gempa NTT dari evakuasi hingga dapur lapangan

    Adapun untuk pemulihan jaringan telekomunikasi, ia mengatakan prosesnya telah mencapai 99,7 persen.

    Berton menerangkan prioritas utama pemulihan diberikan kepada wilayah Manggarai Timur yang kemarin proses pemulihannya masih mencapai 76,3 persen, dan kini telah mencapai 98,3 persen.

    Selain itu, prioritas utama pemulihan jaringan telekomunikasi juga diperuntukkan bagi Kabupaten Ende yang saat ini prosesnya telah mencapai 98,6 persen.

    Untuk dukungan tambahan bagi pemulihan jaringan telekomunikasi, ia mengatakan adanya penyediaan free wifi oleh Telkom Group dan jaringan mobile genset di posko darurat.

    Baca juga: Pemerintah kerahkan semua sumber daya untuk pulihkan dampak gempa NTT

    Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
    Editor: Riza Mulyadi
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-18 11:48:22 +0000 UTC