Sabtu, 26 September 2026 - 22:30 WIB

Medan, VIVA – Masyarakat di sejumlah wilayah Sumatra Utara (Sumut) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Minggu, 27 September 2026.

Baca Juga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di sejumlah kawasan Sumut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prakirawan BMKG Wilayah Utami Al Khairiyah mengatakan kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan longsor.

Baca Juga

"Waspadai hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur, dan lereng barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor," kata Utami di Medan, Sabtu, 26 September 2026.

Pada Minggu pagi, cuaca di sebagian besar wilayah Sumut diprakirakan berawan. Namun, hujan ringan hingga lebat tetap berpotensi terjadi di sejumlah daerah.

Baca Juga

Hujan lebat yang disertai petir diprakirakan dapat terjadi di Padanglawas dan wilayah sekitarnya.

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan sampai sedang berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Sumut. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Pakpak Bharat, Samosir, Serdang Bedagai dan daerah sekitarnya.

Potensi hujan belum sepenuhnya berakhir pada malam hari. Sejumlah wilayah masih berpeluang diguyur hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir, termasuk Pakpak Bharat dan sekitarnya.

Sementara pada dini hari, kondisi cuaca secara umum diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sumatra Utara.

BMKG juga memprakirakan suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 15 hingga 30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan berada pada kisaran 60 hingga 100 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun angin diprakirakan bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 6 sampai 16 kilometer per jam.

Dengan adanya potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang tersebut, masyarakat di wilayah yang rawan banjir maupun longsor diimbau tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. (Ant)

Kepala BPBD Bangka Tengah Yudhi Sabara (kiri)

201 Karhutla Terjadi di Bangka Tengah, Ternyata Damkar Cuma Punya 1 Mobil Siap Pakai

Karhutla di Kabupaten Bangka Tengah, telah mencapai 201 kejadian sepanjang 2026. Luasan lahan yang terdampak mencapai 354,8 hektare hingga 26 September 2026.

VIVA.co.id

26 September 2026