BMKG: Sabtu, hujan ringan basahi mayoritas wilayah RI
Sabtu, 10 Oktober 2026 07:16 WIB
Sejumlah karyawati menyeberangi jalan yang tergenang air saat hujan ringan di depan gedung perkantoran. ANTARA/Muhammad Adimaja
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa sebagian besar wilayah di Indonesia diperkirakan hujan ringan pada Sabtu.
Prakirawan cuaca BMKG Rana mengatakan di Jakarta, Sabtu, potensi hujan ringan ditemukan di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Bengkulu, dan Pangkal Pinang, Pontianak, Samarinda, Mamuju, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
"Kemudian potensi cerah berawan hingga berawan tebal di Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, dan Kupang," katanya.
Selain itu, Makassar, Kendari, Gorontalo, dan Manado.
Kemudian, terdapat potensi udara kabur di Bandar Lampung, Surabaya, Ambon, Merauke; dan asap atau kabut di Palangka Raya, Banjarmasin, Palu, Sorong.
Cuaca juga diperkirakan berawan tebal di Banda Aceh dan Ternate. Kemudian, hujan sedang di Palembang, dan hujan petir di Tanjung Selor.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan bagi para nelayan dan masyarakat pengguna transportasi laut, waspadai gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia Barat Lampung, Selatan Banten, Selatan Jawa Barat, hingga Nusa Tenggara Barat.
Masyarakat pesisir juga diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena berpotensi adanya banjir rob di pesisir Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Maluku.
Bagi pengguna transportasi udara, katanya, waspadai awan hujan atau Cumulonimbus di sebagian besar Sumatera dari Aceh hingga Jambi, Samudera Hindia Barat Aceh, Kepulauan Nias, dan Kepulauan Mentawai, di Selat Malaka bagian utara dan tengah, di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Samudera Pasifik Utara, Maluku, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
"Meskipun cuaca kering masih mendominasi, hujan lebat tetap dapat terjadi secara lokal. Waspadai pula risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Sesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca," katanya.
Pewarta : Mecca Yumna Ning Prisie
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026