asiawebawards.com
  • 2026-08-18 11:46:08 +0000 UTC

    Aug 18, 2026

    BKSDA Jambi tingkatkan patroli cegah karhutla di koridor gajah - ANTARA News Jambi

    Kota Jambi (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi tingkatkan patroli untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perlintasan (koridor) gajah (elephas maximus sumatranus) wilayah Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

    Kebijakan itu menyusul peristiwa kebakaran di area penggunaan lain (APL) pada tanggal 14 hingga 15 Agustus 2026 lalu yang menjadi habitat kawanan gajah mencari makan.

    "Posisi gajah saat ini aman, namun kami tidak mengendurkan kewaspadaan dan tetap melakukan patroli rutin," kata Kepala BKSDA Jambi Himawan Sasongko di Jambi, Selasa.

    Ia menjelaskan, meski kondisi api telah padam, BKSDA Jambi memastikan terus meningkatkan kewaspadaan, untuk melindungi keberadaan gajah di bentang alam Bukit Tigapuluh.

    Terutama di wilayah utara bentang alam tersebut, karena lokasi itu rentan terbakar akibat aksi perambahan liar yang dilakukan oleh oknum masyarakat.

    Meski kawasan tersebut berada di luar jalur jelajah utama gajah, BKSDA akan terus mematau kawasan itu melalaui aplikasi SiPongi, penerbangan pesawat tanpa awak (drone), serta menjalin berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga habitat gajah dari ancaman karhutla.

    "Kebakaran kemarin kebetulan gajah berada di sekitar lokasi itu (kebakaran), sedang mencari makan, ada kejadian api. Karena kita sedang melakukan patroli, kita coba upaya pemadaman dini, kemudian melaporkan ke Daops Tebo, BPBD, ke pihak PT LAJ, bersamaan melakukan pemadaman," ungkapnya.

    Meskipun api telah padam, BKSDA Jambi menegaskan tidak akan mengendurkan kewaspadaan.

    Pihaknya terus mewaspadai potensi kebakaran di wilayah utara yang rentan akibat maraknya aksi perambahan, meski kawasan tersebut berada di luar jalur jelajah utama gajah.

    Pelaksana harian komandan satgas karhutla Provinsi Jambi Brigjen TNI Nyamin membenarkan kebakaran lahan sempat melanda di dekat kawasan konservasi gajah.

    Namun, berkat kesigapan petugas api dapat langsung dipadamkan.

    Ia memastikan titik kebakaran bukan di kawasan inti Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT). Kebakaran hanya melanda di kawasan semak belukar, sebagian sudah menjadi perkebunan kelapa sawit.

    Sehingga dipastikan tidak ada satwa dilindungi yang menjadi korban kebakaran atau yang terganggu.

    "Tim kita tersebar diseluruh wilayah, jadi kalau terjadi titik api (kebakaran), tim kita langsung turun langsung melakukan pemadaman," ungkapnya.

    Pewarta: Agus Suprayitno
    Editor : Siri Antoni

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-18 11:46:08 +0000 UTC