Bintan dapat tambahan dana transfer pusat Rp26 miliar

Jumat, 28 Agustus 2026 19:56 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Kepri, Ronny Kartika. ANTARA/Ogen

Bintan (ANTARA) - Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan tambahan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp26 miliar untuk tahun anggaran 2026.

"Dana tersebut berasal dari alokasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI dan insentif fiskal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Ronny Kartika di Bintan, Jumat.

Ronny menjelaskan dana transfer itu terdiri dari dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp24 miliar dari Kemenkeu RI, dengan rincian sebesar Rp16 miliar adalah Dana Alokasi Umum (DAU) yang diperuntukkan khusus pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN).

Sementara Rp8 miliar lainnya, merupakan dana bagi hasil yang sempat tertunda pembayarannya.

Selain dana transfer, kata dia, Bintan juga menerima dana insentif fiskal sebesar Rp2 miliar dari Kemendagri, setelah meraih dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera. Dana tersebut ditransfer melalui rekening Kemendagri ke rekening kas daerah.

"Alhamdulillah, dana transfer pusat sangat membantu pemkab untuk merealisasikan program-program yang sebelumnya sempat tertunda karena efisiensi anggaran," ujarnya.

Ronny menjelaskan peruntukkan dana transfer pusat tersebut telah dipetakan dalam pos anggaran mandatori, yang dialokasikan kembali melalui APBD Perubahan (APBD-P) Tahun 2026.

Sekda menyampaikan anggaran dari pusat itu akan digunakan untuk sejumlah program layanan dasar masyarakat, di antaranya pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan hidup dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Pemkab Bintan juga berencana memperkuat armada pemadam kebakaran yang akan diperbantukan di wilayah Bintan, termasuk menambah truk pengangkut sampah dan bak amrol.

Ronny memastikan kondisi keuangan Bintan saat ini masih aman. Pihaknya bersama Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) terus mengatur arus kas agar belanja daerah sesuai rencana.

"Alhamdulillah, sampai hari ini Bintan belum meminjam uang ke bank. Masuknya dana transfer dari pusat ke kas daerah sangat membantu sekali," demikian Sekda Bintan.

Pewarta : OGN
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.