Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa bangunan yang dikaitkan dengan penemuan jenazah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah bukan merupakan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan tidak memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Juru Bicara BGN Tysa Novenny menyampaikan bahwa pihaknya telah menelusuri secara mendalam informasi tersebut dan berkoordinasi dengan koordinator wilayah setempat untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
"Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang telah kami lakukan, bangunan tersebut bukan merupakan gedung SPPG dan tidak memiliki identitas SPPG resmi. Di lokasi tersebut juga tidak pernah terdapat kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan Program MBG," ujar Tysa di Jakarta pada Sabtu.
Ia menjelaskan, bangunan itu bukan bagian dari gedung yang terdampak kebijakan moratorium pembangunan atau operasional SPPG. Selain itu, tidak ada mitra BGN yang mengklaim kepemilikan atas bangunan tersebut.
"Dengan demikian, dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan BGN maupun pelaksanaan Program MBG," kata Tysa.
BGN menyampaikan klarifikasi ini sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, serta mengimbau masyarakat untuk mencermati informasi berdasarkan keterangan resmi dan tidak terburu-buru mengaitkan suatu peristiwa dengan pelaksanaan program pemerintah sebelum faktanya terverifikasi.
Di sisi lain, BGN turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa penemuan jenazah tersebut. BGN berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
"Segenap jajaran BGN menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," tuturnya.
Sebelumnya, diberitakan seorang warga menemukan jasad seorang pria tanpa identitas di lantai dua sebuah bangunan di Jalan Arteri, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada Selasa (6/10).
Korban diidentifikasi bernama Donna Nuzulul Aditya (29), warga Kaliwungu, Kendal, yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang, dan jasad ditemukan di depan sebuah bangunan yang mirip dengan SPPG, tetapi informasi tersebut tidak dapat terkonfirmasi dengan benar karena gedung dalam keadaan kosong dan tidak dilengkapi dengan CCTV.
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.