Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat Belanda, India, dan Jepang menjadi tiga dari 22 negara dengan potensi transaksi terbesar dalam penandatanganan 168 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan pembeli luar negeri pada hari pertama Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan penandatanganan nota kesepahaman dari 22 negara tersebut mencatatkan potensi transaksi sebesar 13,2 miliar dolar AS atau setara Rp237 triliun pada hari pertama TEI 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu.
"Belanda, India, dan Jepang menjadi 3 dari 22 negara dengan potensi transaksi terbesar pada penandatanganan hari ini," kata Budi.
Budi menyampaikan penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi awal sinergi antara pelaku usaha Indonesia dan pembeli mancanegara. Menurutnya, kesepakatan itu menunjukkan produk Indonesia diminati pasar internasional.
Penandatanganan MoU hari ini merupakan hasil rangkaian penjajakan bisnis (business matching) antara eksportir Indonesia dan calon pembeli atau buyer mancanegara yang dilaksanakan sebelum TEI ke-41 berlangsung.
Penjajakan-penjajakan bisnis tersebut didukung Kedutaan Besar RI, Konsulat Jenderal RI, atase perdagangan RI, dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di luar negeri.
Adapun produk-produk dengan nilai MoU terbanyak meliputi roti, pastri, kue, biskuit, dan produk roti; batu bara; briket dan bahan bakar padat sejenis yang terbuat dari batu bara; furnitur atau mebel lainnya beserta bagian-bagiannya; serta kertas dan karton tidak dilapisi.
Kemudian, dilakukan juga penandatanganan MoU untuk investasi bidang jasa.
"Penandatanganan MoU di hari pertama TEI ke-41 menjadi awal yang baik bagi eksportir Indonesia dan buyer untuk saling bekerja sama dan membangun peluang saling menguntungkan," ujar Budi.
Baca juga: Mendag: TEI 2026 dibuka dengan MoU 13,2 miliar dolar AS
Baca juga: TEI 2026 catat buyer dari 113 negara dan 1.533 ekshibitor
Baca juga: Kemendag hadirkan S'RASA dalam TEI pada 14-18 Oktober di ICE BSD City
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.