Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mendorong pemerintah daerah setempat mengoptimalisasi penghimpunan zakat profesi aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketua Baznas Tulungagung Abdul Wachid, Senin, mengatakan, realisasi penghimpunan zakat profesi ASN saat ini baru sekitar 30 persen dari potensi yang ada, dengan nilai penerimaan sekitar Rp5 miliar per tahun.

"Kami meminta dukungan kepada pemerintah daerah agar ASN yang sudah memenuhi nisab dapat menyalurkan zakat profesinya melalui Baznas," katanya.

Menurut dia, peningkatan partisipasi ASN menjadi salah satu fokus Baznas karena dana zakat yang terkumpul akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan ekonomi.

Baznas menargetkan penghimpunan zakat profesi ASN dapat terus meningkat sehingga mendekati potensi maksimal yang diperkirakan mencapai Rp15 miliar per tahun.

"Dengan potensi yang ada, penghimpunan zakat profesi masih bisa ditingkatkan. Kami akan terus melakukan sosialisasi dan penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah," ujarnya.

Ia menjelaskan dana zakat yang terkumpul nantinya diprioritaskan untuk membantu masyarakat miskin dan rentan, terutama kelompok keluarga pada desil 1 hingga 3 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program yang dijalankan meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi produktif, hingga dukungan bagi upaya pengentasan kemiskinan.

"Fokus kami adalah pemberdayaan masyarakat agar memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik dan berkelanjutan," katanya.

Baznas berharap optimalisasi zakat profesi ASN dapat memperluas jangkauan program kemaslahatan sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.