asiawebawards.com
  • 2026-08-09 09:50:58 +0000 UTC

    Aug 09, 2026

    Baznas bentuk UPZ di Polres Sigi untuk perkuat pengumpulan zakat-infak

    Baznas bentuk UPZ di Polres Sigi untuk perkuat pengumpulan zakat-infak

    Minggu, 9 Agustus 2026 16:50 WIB

    Image Print

    Ketua Baznas Sigi As’ad Syukur (kanan) menemui Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga (kiri) terkait pembentukan UPZ di lingkungan Polres Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/HO-Humas Polres Sigi

    Kabupaten Sigi (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah membentuk unit pengumpulan zakat (UPZ) di lingkungan Polres Sigi untuk memperkuat pengumpulan zakat, infakn dan sedekah (ZIS) di daerah tersebut.

    Ketua Baznas Sigi As’ad Syukur di Dolo, Minggu, mengatakan pembentukan UPZ di Polres Sigi bagian dari upaya Baznas memperluas jangkauan pengumpulan ZIS sekaligus memperkuat pengelolaan dana umat.

    "Jadi UPZ di Polres Sigi akan melakukan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah masing-masing personelnya," katanya.

    Ia menuturkan nantinya dana ZIS yang sudah dihimpun tersebut akan disalurkan untuk masyarakat yang tergolong mustahik dan kaum dhuafa.

    "Teknis penyaluran dana ZIS itu tetap melibatkan Polres Sigi sebagai bentuk transparansi dan memastikan bantuan diberikan kepada penerima manfaat dengan tepat sasaran," ucapnya.

    Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga memerintahkan seluruh personel berpartisipasi dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah tersebut.

    "Untuk pembentukan UPZ di lingkungan Polres Sigi merupakan bagian dari pengelolaan ZIS di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia berdasarkan edaran Kapolri Nomor SE/10/VII/2014 tentang pengumpulan zakat di lingkungan Polri melalui Baznas," katanya.

    Ia menjelaskan ke depan optimalisasi pengumpulan dana ZIS bisa meningkatkan potensi penghimpunan zakat sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.

    "Harapannya ini bisa mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan kemaslahatan umat di Kabupaten Sigi," ujarnya.

    Ia menyebutkan pentingnya menumbuhkan semangat berbagi sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

    "Kepedulian yang tumbuh diharapkan tidak hanya meringankan beban sesama, tetapi juga memperkuat kebersamaan sebagai salah satu faktor pendukung terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif," katanya.

    Berdasarkan data LP2KD Kabupaten Sigi, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 12,06 persen pada 2024 menjadi 10,47 persen pada 2025. Angka kemiskinan ekstrem menurun dari 2,66 persen pada 2024 menjadi 1,57 persen pada 2025 atau mengalami penurunan 1,09 persen.

    Pewarta : Moh Salam
    Editor: Muhammad Zulfikar
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    2026-08-09 09:50:58 +0000 UTC