Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Jakarta, VIVA – Nasib kurang menyenangkan kembali dialami kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, setelah mengantarkan skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. 

Baca Juga

Penjaga gawang berusia 28 tahun itu lagi-lagi harus menerima kenyataan pahit karena tidak menjadi pilihan utama Ajax Amsterdam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maarten Paes kembali menghangatkan bangku cadangan ketika Ajax menghadapi Hajduk Split pada laga pembuka fase liga UEFA Conference League 2026/2027, Kamis (15/10/2026). 

Baca Juga

Pelatih Míchel Sánchez lebih memilih Marc-Andre ter Stegen untuk mengawal gawang klub raksasa Belanda tersebut.

Keputusan tersebut menjadi sorotan mengingat Paes baru saja membantu Timnas Indonesia mengukir sejarah di kawasan Asia Tenggara. 

Baca Juga

Skuad Garuda berhasil meraih gelar perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada 5 Oktober lalu.

Namun, keberhasilan di level internasional itu rupanya belum cukup untuk mengubah posisi Paes dalam persaingan penjaga gawang Ajax. 

Mantan kiper FC Dallas tersebut masih kesulitan mendapatkan kesempatan bermain secara reguler sejak kedatangan Ter Stegen pada bursa transfer musim panas.

Perbedaan menit bermain kedua penjaga gawang tersebut cukup mencolok sepanjang musim 2026/2027. 

Berdasarkan catatan Opta, Paes baru mengumpulkan 450 menit dari lima pertandingan, sedangkan Ter Stegen sudah mencatatkan 810 menit dalam sembilan penampilan.

Dari lima pertandingan tersebut, Paes tampil empat kali di UEFA Conference League dan sekali di Eredivisie. 

Situasi ini memperlihatkan bahwa peluang bermain kiper Timnas Indonesia tersebut semakin terbatas dibandingkan pesaingnya.

Padahal, Paes menunjukkan kontribusi penting ketika memperkuat Timnas Indonesia dalam perjalanan menuju gelar FIFA ASEAN Cup 2026. 

Dia mencatatkan dua clean sheet saat menghadapi Singapura dan Malaysia pada fase grup.

Penampilan terbaiknya terlihat ketika Indonesia bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia dalam pertandingan yang berlangsung sengit. 

Paes melakukan delapan penyelamatan meskipun skuad Garuda harus bermain dengan sepuluh orang sejak babak pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dua pertandingan tersebut, pelatih John Herdman memberikan kesempatan kepada Emil Audero untuk mengawal gawang Indonesia. 

Audero kemudian menjadi pahlawan kemenangan atas Thailand di final melalui penyelamatan penting dalam drama adu penalti.

Halaman Selanjutnya

Kembali ke Ajax, Paes justru menghadapi situasi berbeda karena harus bersaing dengan Ter Stegen yang memiliki pengalaman panjang bersama Barcelona.