Barcelona -

Barcelona membatalkan acara tribute untuk para pemain mereka yang berhasil memenangi Piala Dunia 2026. Kericuhan jelang laga melawan Elche akhir pekan lalu menjadi penyebabnya.

Pada laga hari Minggu (23/8/2026) waktu setempat, terjadi insiden di luar Stadion Martínez Valero, di mana sejumlah polisi nasional dengan seragam lengkap menahan seorang suporter Barcelona usai memukulnya dengan pentungan.

Belum diketahui alasan suporter muda itu ditangkap, namun diduga berkaitan dengan bendera Estelada khas Catalan yang dibawanya, yang disita polisi. Suporter itu tampak tak membawa senjata dan hanya memberi perlawanan dengan tangan kosong sambil menghindar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden itu viral di media sosial, menimbulkan kecaman dari kubu Barcelona karena dinilai telah melanggar kebebasan berekspresi.

Akibat kejadian itu, Barcelona pun memutuskan untuk meniadakan tribute untuk para pemain juara Piala Dunia 2026 yang awalnya direncanakan digelar sebelum laga melawan Athletic Bilbao di Camp Nou pada Jumat (28/8) pukul 02.00 WIB.

Tercatat ada 11 pemain dari kedua tim yang memenangi Piala Dunia 2026 bersama Spanyol, delapan dari Barca. Pembatalan acara itu diyakini untuk meredam tensi yang ada, sebab berkibarnya bendera Estelada di laga kandang Barca merupakan pemandangan rutin.

BARCELONA, SPAIN - MAY 17: Supporters of FC Barcelona during the LaLiga EA Sports  match between FC Barcelona v Real Betis at the Camp Nou on May 17, 2026 in Barcelona Spain (Photo by David Ramirez/Soccrates/Getty Images)Bendera Estelada (strip kuning-merah dengan corak biru dan bintang putih) di laga kandang Barcelona melawan Real Betis pada Mei lalu. Foto: Getty Images/Soccrates Images

"Upacara penghormatan bagi para juara dunia itu tidak akan dilaksanakan. Acara tersebut tidak akan digelar karena situasinya dianggap kurang tepat. (Federasi Sepak Bola Spanyol) memahami keputusan ini," ujar presiden Barca Joan Laporta, Rabu (26/8), dikutip ESPN.

"Sepak bola seharusnya menjadi sarana pemersatu, bukan pemicu konflik tertentu. Bendera Estelada mencerminkan aspirasi banyak pendukung Barça dan masyarakat Catalan. Hal ini merupakan bagian dari kebebasan berekspresi."

"Kami mengecam dan menolak tindakan berlebihan aparat polisi nasional yang melakukan kekerasan terhadap pendukung Barça karena membawa bendera Estelada sebelum melawan Elche. Kami menuntut agar tindakan ini-setelah fakta-faktanya dipastikan kebenarannya-ditindaklanjuti dengan hukuman dan sanksi yang setimpal."

"Kami berharap hukuman yang tepat dapat menjamin bahwa masyarakat Catalan dan pendukung Barça bisa mengibarkan bendera tersebut tanpa rasa takut akan kekerasan fisik ataupun stigmatisasi dari aparat keamanan negara," tegas Laporta.

Untuk diketahui, seluruh klub yang menyumbang pemain ke Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026 lalu telah memberikan tribute atas keberhasilan pemain-pemain mereka menjadi juara dunia. Barca adalah penyumbang terbanyak, yakni delapan pemain.

(adp/aff)