asiawebawards.com
  • 2026-07-20 04:20:28 +0000 UTC

    Jul 20, 2026

    Bapperida Tabalong wujudkan tata kelola pemerintahan modern dengan lima inovasi - ANTARA News Kalimantan Selatan

    Tanjung (ANTARA) - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, terus berkomitmen wujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dengan penerapan lima inovasi digital.

    Kepala Bapperida Kabupaten Tabalong Arianto mengatakan lima inovasi ini  bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan menuju sistem yang lebih efektif, efisien, dan berbasis data.

    "Bapperida berkomitmen terus melahirkan inovasi yang menjawab kebutuhan pembangunan daerah, memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah, dan menghadirkan pelayanan publik yang kian cepat, tepat, transparan, serta akuntabel," jelas Arianto, Senin.

    Dengan penguatan riset dan inovasi, Kabupaten Tabalong optimistis mampu mewujudkan pembangunan yang lebih terarah, meningkatkan daya saing daerah, dan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

     

    Lima inovasi  ini mencakup SIMANTAB, DINDA, SILANGKARR, G-INSIGHT dan SIMOLEK-PeDe yang menjawab  langsung  persoalan nyata di lapangan mulai  menyusun target pembangunan, mengelola data inovasi, menajamkan sasaran penanggulangan kemiskinan, mengintegrasikan data spasial, hingga memantau kinerja pembangunan secara menyeluruh.

    Baca juga: Bapperida Tabalong luncurkan aplikasi database inovasi daerah

    Inovasi SIMANTAB (Sistem Indikator Makro Pembangunan Tabalong) dengan penetapan target pembangunan tidak lagi sekadar mengekor tren tahun sebelumnya namun menimbang kondisi ekonomi, kapasitas fiskal daerah, faktor eksternal, hingga beragam skenario pembangunan sekaligus.

    Ditopang instrumen analisis ekonomi regional seperti Shift Share, Tipologi Klassen, Location Quotient (LQ), dan Indeks Williamson, SIMANTAB menghasilkan perencanaan yang lebih presisi dan benar-benar berbasis bukti (evidence-based planning).

    Selanjutnya DINDA (Database Inovasi Daerah) hadir sebagai satu repositori digital yang menampung seluruh inovasi perangkat daerah.

    Kini setiap OPD dapat melaporkan inovasinya secara daring kapan saja sepanjang tahun, tanpa harus menunggu musim penilaian tiba.

    Kemudahan ini memperlancar proses verifikasi, pemantauan, hingga pelaporan Innovative Government Award (IGA). 

    "DINDA menumbuhkan budaya inovasi yang berkelanjutan karena setiap gagasan terdokumentasi rapi, mudah diakses, dan siap dikembangkan kembali," jelas Arianto.

    Untuk menunjang program pengentasan kemiskinan inovasi SILANGKARR (Sistem Informasi Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi) berupa satu data, sasaran kemiskinan lebih tepat sasaran.

    Sistem ini menyajikan data warga miskin secara by name by address lengkap dengan informasi rumah tangga dan titik koordinat lokasi. 

    Perangkat daerah dapat menentukan penerima bantuan secara lebih tepat, memantau bantuan yang sudah tersalur, sekaligus memperbarui data langsung dari desa lewat aplikasi berbasis Android.

    Hasilnya, program pemerintah menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan mudah dievaluasi.

    Kemudian inovasi G-INSIGHT (Geoportal Integrasi Navigasi Spasial & Informasi Geo-Hub Tabalong) berperan menyatukan beragam data geospasial lintas sektor ke dalam satu geoportal, menopang penyusunan kebijakan, pengendalian tata ruang, pelayanan investasi, hingga pembangunan infrastruktur. 

    Analisis lokasi yang dulu dikerjakan manual kini berlangsung cepat, terintegrasi, dan berbasis peta digital, sekaligus memperkuat implementasi kebijakan satu peta dan pemerintahan digital.

    Inovasi kelima SIMOLEK-PeDe (Sistem Monitoring dan Evaluasi Kinerja Perencanaan Pembangunan Daerah) mengubah cara daerah memantau capaian pembangunannya.

    Seluruh perangkat daerah kini melaporkan capaian indikator secara digital dan terintegrasi. 

    Data yang dulu dikumpulkan manual dapat dipantau real time guna  mempercepat proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan.

    Ketepatan waktu pelaporan meningkat, begitu pula transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pengendalian pembangunan.

    Pewarta: Herlina Lasmianti
    Editor : Mahdani

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-20 04:20:28 +0000 UTC