Kamis, 17 September 2026 - 19:41 WIB
Jakarta, VIVA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat per Agustus 2026, transaksi isi ulang (top up) kartu uang elektronik melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN mengalami pertumbuhan hingga 180,52 persen secara tahunan (year on year/yoy). Volume transaksi juga mengalami peningkatan signifikan yakni sebesar 215,57 persen (yoy).
Baca Juga
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut didorong oleh semakin banyaknya nasabah yang mengadopsi layanan transaksi digital di Muamalat DIN.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dengan begitu, kami berharap produk dan layanan Bank Muamalat dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk hijrah ke layanan keuangan syariah yang nyaman dan penuh berkah,” kata Ricky dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga
Dia menambahkan bahwa Bank Muamalat terus melakukan transformasi secara berkelanjutan dengan mengembangkan kapabilitas digital. Inovasi tidak hanya dimaknai sebagai pembaruan produk, tetapi juga upaya menghadirkan solusi keuangan syariah yang relevan dan bermakna dalam setiap fase kehidupan nasabah.
Ricky juga mengatakan, perseroan terus memperluas kerja sama dengan lebih banyak mitra strategis sehingga fitur di Muamalat DIN dapat dikembangkan mengikuti kebutuhan nasabah, baik untuk transaksi keuangan syariah maupun kebutuhan spiritual nasabah.
Baca Juga
Adapun isi ulang kartu uang elektronik dapat dilakukan melalui Muamalat DIN untuk kartu-kartu seperti E-Money Mandiri, TapCash BNI, Flazz BCA. Selain kartu uang elektronik, Muamalat DIN juga menyediakan fitur transaksi top up dompet digital (e-wallet) yakni OVO, GoPay, LinkAja, dan ShopeePay. (Ant)
Strategi Bank BSN Bidik Rantai Ekonomi Umrah
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah di Tanah Air. Hal itu salah satunya melalui perluasan sinergi di sektor umrah.
VIVA.co.id
16 September 2026