Banjarmasin (ANTARA) - Badan Bank Tanah bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarmasin memberdayakan 100 subjek Reforma Agraria di wilayah Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah melalui pengembangan usaha dan peningkatan akses air bersih di Desa Baruh Jaya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Plt. Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat dalam keterangannya di Banjarmasin, Senin, mengatakan pemberdayaan masyarakat tersebut dilakukan melalui program LENTERA dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM pada Agustus 2026 dengan melibatkan masyarakat yang menjadi subjek Reforma Agraria di wilayah HPL Badan Bank Tanah sebagai penerima manfaat kegiatan.

Melalui program LENTERA, sebanyak 100 perempuan dari keluarga penerima manfaat mendapatkan edukasi dan sosialisasi mengenai potensi serta peluang pengembangan usaha yang dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar untuk mendukung perekonomian keluarga dan mendorong peran perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif.

Hakiki mengatakan kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membantu masyarakat mengenali berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi aktivitas produktif sekaligus memperluas pengetahuan mengenai peluang usaha, sehingga masyarakat memiliki bekal untuk mengembangkan kegiatan ekonomi sesuai potensi dan kondisi lingkungan setempat.

Sementara itu, PNM Cabang Banjarmasin melalui program TJSL memberikan dukungan sanitasi dan air bersih kepada 100 subjek Reforma Agraria melalui pemasangan sambungan PDAM di Desa Baruh Jaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup.

Hakiki menjelaskan pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam pengelolaan HPL sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan agar program yang dihadirkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki setiap wilayah.

“Pemberdayaan masyarakat tidak dapat dilakukan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting agar program yang dihadirkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Hakiki menegaskan bahwa pengelolaan HPL tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemanfaatan tanah, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh, berkembang, dan semakin mandiri.

Kegiatan pemberdayaan tersebut turut dihadiri Pemimpin PNM Cabang Banjarmasin Ridul Akbar, Kepala Desa Baruh Jaya Mahyuni, serta perwakilan Balai Penyuluh Pertanian Daha Selatan Mukram yang mendukung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Badan Bank Tanah terus mendorong pengelolaan HPL yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan menyesuaikan program pemberdayaan terhadap kebutuhan dan potensi setempat, baik dalam penguatan ekonomi keluarga maupun pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.