Pangkalpinang (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melatih pelaku UMKM se-Pulau Bangka untuk mampu menguasai teknologi informasi, guna memperluas pemasaran produk lokal di pasar global.
"Pelaku UMKM harus memanfaatkan kemajuan teknologi, berinovasi dan membangun jejaring untuk meningkatkan permintaan produk di pasar nasional dan internasional," kata Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Babel, Noni Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan kegiatan pelatihan bertajuk "Penguatan Supply Chain dan Perluasan Akses Pasar UMKM se-Pulau Bangka" merupakan kerja sama Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan PLN UP3 Bangka dan PT Pos Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM, agar bisa naik kelas dalam mampu bersaing di pasar global.
"Kita terus mendorong pelaku UMKM ini untuk naik kelas. Oleh karena itu, UMKM harus berani melihat peluang yang lebih luas, supaya bisa menembus pasar nasional hingga internasional," katanya.
Ia menekankan pelaku UMKM harus berani melihat peluang yang lebih luas dengan menguasai kemajuan teknologi, terus berinovasi dan membangun jejaring pasar yang lebih luas supaya produk lokal daerah ini mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.
Selain itu, UMKM di Bangka Belitung harus terus adaptif dan tidak berorientasi pada kebutuhan konsumen skala lokal serta terus beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi.
"Kita tidak bisa jalan di tempat, kita harus mengikuti apa pun tren yang sedang terjadi. Kemudian, usaha kita ini jangan hanya terpaku pada produk yang dibutuhkan lokal, tapi kita juga harus memikirkan bagaimana caranya mengembangkan produk untuk tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.
Menurut dia tentang pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, serta berbagai pihak lainnya dalam mendukung perkembangan UMKM. Apalagi, saat ini pemerintah menghadapi keterbatasan anggaran, yakni mencari dan membangun kemitraan.
“Sekarang sedang efisiensi anggaran, jadi solusi terbaik yang harus dilakukan, yakni menjalin kemitraan," ujarnya.
Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.