Dian Eko Prasetio

| 23 Oktober 2026, 16:03 WIB

Asian Para Games: Dikawal Langsung Menpora, Indonesia Tembus Posisi 9 Besar dengan 11 Emas

Menpora Erick Thohir saat hadir langsung mendukung perjuangan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila untuk mengamankan final cabang Para Bulutangkis klasifikasi SL3-SU5 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya, Jepang, Kamis (22/10/2026). KEMENPORA.

AKURAT.CO, Kehadiran langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, di barisan tribun pendukung membakar semangat juang para atlet disabilitas Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang.

Hingga Jumat (23/10/2026), Kontingen Merah Putih masih terus menambah kepingan emas, yang membuat total perolehan emas Indonesia kini menjadi sebelas, jauh melampaui target awal tujuh emas yang dicanangkan sebelum keberangkatan ke Asian Para Games Aichi-Nagoya.

Medali emas tambahan dipersembahkan secara cemerlang oleh pasangan Barce Layaba/Leli Marlina dari cabang para tenis meja ganda campuran class XD10, serta Abdil Majid Rahman dari cabang para renang putra 100 meter gaya dada SB7.

Baca Juga: Asian Para Games: Lampaui Target dengan 8 Emas, Kontingen Indonesia Masih Berpeluang Panen Medali

Serta yang terbaru dari pasangan ganda campuran, Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila dari cabang para bulutangkis klasifikasi SL3-SU5.

Capaian ini melanjutkan tren positif skuad Indonesia yang sehari sebelumnya menyapu bersih tiga emas dari cabang boccia dan sekeping emas dari para atletik.

Menpora Erick Thohir mengutarakan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi perjuangan para atlet disabilitas Tanah Air yang tak mengendurkan daya juang meski target awal telah terlampaui.

"Alhamdulillah, hari ini (kemarin) Indonesia kembali mendapatkan tiga emas sehingga total sudah sebelas emas," ujar Menpora Erick di Nagoya, Kamis (22/10/2026).

"Saya bangga dengan semangat juang para atlet kita. Mereka tidak berhenti ketika target tercapai, tetapi terus berusaha memberikan yang terbaik. Ini menunjukkan mentalitas juara yang harus terus kita jaga."

Erick Thohir menegaskan bahwa dominasi ini menjadi bukti nyata bahwa atlet disabilitas Indonesia memiliki potensi luar biasa serta berhak mendapatkan dukungan penuh yang setara untuk terus mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.

Selama berada di Nagoya, Menpora Erick secara maraton mengunjungi berbagai arena pertandingan untuk menyaksikan serta memberikan dorongan motivasi langsung di pinggir lapangan.