Aksi protes tersebut terjadi saat Aryna Sabalenka tengah memimpin 3-0 di set pertama melawan Kamilla Rakhimova.
Sambil tersenyum, sang juara bertahan dua kali itu mendatangi wasit kursi Eva Asderaki-Moore untuk menyampaikan keluhannya di Louis Armstrong Stadium, New York, Amerika Serikat, Jumat (4/9/2026).
"Seseorang sedang mengisap ganja, apakah Anda keberatan? Karena baunya sangat menyengat," kata Sabalenka saat laga berlangsung dikutip laman The Guardian.
Usai mengunci kemenangan dua set langsung 6-3 dan 6-4, petenis peringkat dua dunia itu tertawa saat menceritakan kembali momen tersebut kepada awak media.
https://www.akurat.co/arena/887607/as-terbuka-aryna-sabalenka-catatkan-15-kemenangan-beruntun-usai-redam-polina-iatcenko
"Saya hanya ingin bilang, kalian bebas melakukan atau merokok apa saja untuk bersantai, tetapi tolong jangan di sekitar lapangan tenis. Cukup sulit mengendalikan fokus saat baunya semenyengat itu," kata Sabalenka.
Performa Servis Maut dan Misi Pertahankan Takhta Aryna Sabalenka
Terlepas dari gangguan aroma legal ganja di New York tersebut, Sabalenka tampil sangat dominan. Ia melaju ke babak 16 besar tanpa kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.
Kemenangannya ditopang performa servis mematikan, dengan sepuluh ace dan sama sekali tak menghadapi ancaman break point.
Laga ini menjadi momentum kebangkitan penting bagi Sabalenka yang sempat kehilangan bentuk permainan terbaiknya sejak Maret lalu.
Di babak keempat, Sabalenka bakal ditantang favorit tuan rumah, Taylor Townsend, yang melenggang usai menundukkan unggulan ke-15 Diana Shnaider 6-2, 6-7 (3), dan 6-3.
Di luar lapangan, tekanan besar yang dipikul Sabalenka sempat memicu ketegangan dalam sesi konferensi pers.
Usai menang di babak kedua, ia terlibat adu argumen sengit dengan seorang jurnalis yang menyebut persiapannya menjelang AS Terbuka diisi dengan "pesta dan kesenangan".
"Kalian ini seperti lelucon. Kenapa kalian berpikir seperti itu? Hanya karena saya mengunggah kegiatan bersama sponsor, kalian pikir saya berpesta dan tidak berlatih?" kata Sabalenka secara tegas sebelum meminta sang wartawan berpikir sebelum bertanya.
Carlos Alcaraz dan Daniil Medvedev Jaga Asa di Sektor Putra
Dari sektor tunggal putra, juara bertahan Carlos Alcaraz terus menunjukkan grafik peningkatan performa usai pulih dari cedera pergelangan tangan kanan yang menyebabkannya absen selama empat setengah bulan.
Alcaraz mengamankan tiket babak 16 besar usai menundukkan wakil China, Wu Yibing, dengan skor 6-3, 6-4, dan 6-1.
Di babak berikutnya, petenis asal Spanyol itu bakal menantang wakil tuan rumah unggulan ke-20, Tommy Paul.
"Jujur, kondisi fisik saya jauh lebih baik dari perkiraan. Saya sudah menemukan ritme berkompetisi dan selalu memberikan yang terbaik di lapangan," tutur Alcaraz.
Langkah mulus juga diikuti jawara AS Terbuka 2021, Daniil Medvedev, yang mengandaskan Arthur Rinderknech tiga set langsung dengan skor 6-4, 6-4, dan 6-4 untuk melangkah ke babak keempat.