AKURAT.CO Apple akan menggelar acara peluncuran produk pada 9 September 2026. Perusahaan diperkirakan memperkenalkan jajaran iPhone terbaru, termasuk iPhone lipat yang disebut sebagai perubahan terbesar dalam lini smartphone Apple.

Acara tersebut menjadi momen penting karena merupakan peluncuran produk besar pertama Apple di bawah CEO baru, John Ternus. Ia dijadwalkan menggantikan Tim Cook mulai 1 September 2026.

Undangan acara membawa tagline 'Surprise and shine', tanpa mengungkap produk yang akan diperkenalkan. Selain iPhone, Apple juga diperkirakan memperbarui lini Apple Watch dalam acara tersebut.

Peluncuran ini bukan sekadar soal perangkat baru. Ternus juga akan memperkenalkan arah Apple sebagai CEO baru, termasuk strategi perusahaan di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Analis menilai latar belakang Ternus di bidang hardware dapat mendorong Apple lebih agresif mengembangkan perangkat berbasis AI. Upaya ini penting karena Apple dinilai masih tertinggal dari sejumlah pesaing dalam teknologi AI.

Baca Juga: Apple Pangkas Ratusan Pekerjaan di Tim Siri dan Vision Pro

Salah satu produk yang paling dinantikan adalah iPhone lipat. Perangkat tersebut dapat menjadi ekspansi besar pertama Apple ke kategori hardware baru di bawah kepemimpinan Ternus, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Kamis (27/8/2026).

Pasar ponsel lipat saat ini masih banyak dikuasai Samsung, tetapi kehadiran iPhone lipat berpotensi membuat kategori tersebut semakin populer. Samsung sendiri menilai semakin banyak produsen yang masuk ke pasar ini justru dapat membantu memperluas minat konsumen.

Bagi Apple, iPhone lipat juga berpeluang memperkuat bisnis smartphone premium. iPhone merupakan produk paling menguntungkan perusahaan dan menyumbang sekitar setengah dari total pendapatan Apple.

Namun, harga menjadi tantangan lain. Ponsel lipat umumnya dibanderol lebih mahal dibandingkan smartphone biasa, sementara kekurangan pasokan memori juga telah mendorong kenaikan harga sejumlah perangkat Apple.

Karena itu, harga iPhone terbaru diperkirakan berpotensi ikut naik. Analis bahkan memperkirakan pasar mulai memasuki era iPhone dengan harga US$1.500 (sekitar Rp26,5 jutaan) atau lebih untuk model tertentu.