Moehamad Dheny Permana

| 8 September 2026, 23:02 WIB

ANTARA Perkuat Koordinasi Pencarian 5 Jurnalis Foto yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Lima jurnalis foto yang hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Senin (7/9/2026).

AKURAT.CO Kantor Berita ANTARA memperkuat koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, TNI, serta instansi terkait lainnya dalam upaya pencarian lima jurnalis foto yang hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Senin (7/9/2026).

Salah satu pewarta yang hingga kini belum diketahui keberadaannya adalah Muhammad Bagus Khoirunas, pewarta foto ANTARA Biro Banten.

Direktur Utama Kantor Berita ANTARA, Benny Siga Butarbutar, mengatakan, pihaknya berharap proses pencarian terhadap kelima pewarta foto tersebut berjalan lancar dan seluruhnya segera ditemukan.

"Saat ini kami juga sudah mengirimkan tim khusus ANTARA yang merupakan gabungan dari ANTARA pusat dan Biro Banten untuk memastikan seluruh upaya komunikasi dan koordinasi berjalan terus-menerus. Kami turut mendorong agar petugas bisa meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan jurnalis yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini," kata Benny di Jakarta, Selasa (8/9/2026) malam.

Benny mengatakan, hingga kini pihaknya masih berupaya mendapatkan informasi mengenai keberadaan Bagus maupun empat pewarta foto lainnya yang berada dalam satu rombongan.

ANTARA juga telah mendirikan posko siaga media bersama iNews dari MNC Group dan merdeka.com.

Posko tersebut dibentuk untuk memperkuat koordinasi dan memastikan komunikasi terkait perkembangan pencarian berjalan dengan baik.

"Ini dilakukan guna memastikan upaya komunikasi berjalan lancar, sehingga informasi mengenai para pewarta foto yang hilang kontak segera terjawab," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, pencarian terhadap lima pewarta foto terus dilakukan secara gabungan bersama Polairud, Basarnas, dan TNI sejak menerima laporan hilang kontak.

Namun, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi alam di sekitar lokasi. Gelombang yang tinggi dan jarak pandang terbatas menjadi faktor yang menghambat pencarian.

Berdasarkan catatan redaksi ANTARA, Muhammad Bagus Khoirunas melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026).

Bagus melakukan peliputan bersama empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni yang merupakan fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Baca Juga: Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Gunung Anak Krakatau, Terakhir Kirim Shareloc