ANTARA latih mahasiswa UKM Pers teknik penulisan standar kantor berita

Jumat, 4 September 2026 20:29 WIB

Image Print

Kepala Redaksi Metro Perum LKBN ANTARA Alviansyah Pasaribu memberikan materi kepada peserta pelatihan penulisan berita standar kantor berita di Aula Administrasi FISIP Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (4/9/2026). Perum LKBN ANTARA melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melaksanakan pelatihan jurnalistik yang diikuti puluhan peserta dari UKM Pers Universitas Haluoleo (UHO), UKM Pers Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, dan Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari. ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU

Jakarta (ANTARA) - Perum LKBN ANTARA memberikan pelatihan jurnalistik bertema Teknik Dasar Penulisan Berita Standar Kantor Berita kepada para mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers beberapa universitas di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perum LKBN ANTARA tahun 2026, yang menyasar mahasiswa unit kegiatan mahasiswa (UKM) pers dan calon jurnalis sebagai insan pers di masa mendatang.

Kepala Biro ANTARA Sultra Zabur Karuru saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan bhawa kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya ANTARA dalam mempersiapkan regenerasi di bidang jurnalistik.

"Ini salah satu usaha ANTARA untuk menciptakan regenerasi ke depannya, khususnya di bidang jurnalistik," kata Zabur.

Ia menjelaskan, UHO dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki jumlah mahasiswa jurnalistik dan penggiat pers kampus yang cukup banyak berdasarkan riset yang dilakukan ANTARA.

"Berdasarkan riset dari ANTARA, UHO ini salah satu kampus yang mahasiswa jurnalistiknya itu banyak, maka dari itu kita laksanakan kegiatan ini di UHO," ujarnya.

Menurut Zabur, materi yang diberikan dalam pelatihan tidak hanya membahas teknik penulisan berita pada media daring, tetapi lebih menekankan pada karakteristik penulisan kantor berita.

"Yang diajarkan ini mengenai menulis gaya kantor berita, bukan gaya media online. Nanti diajarkan bagaimana menulis menggunakan standar kantor berita secara internasional supaya ke depannya mereka bisa masuk ke mana saja," jelasnya.

LKBN ANTARA saat memberikan pelatihan kepada UKM Pers beberapa universitas di Kendari, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Selain pelatihan, ANTARA juga menyiapkan program lanjutan untuk memperluas ruang belajar jurnalistik bagi mahasiswa, salah satunya dengan membentuk newsroom yang dapat menjadi wadah bagi pers mahasiswa.

"Komitmen kami ke depan akan membentuk newsroom bagi persma, jadi siapa pun yang tertarik bisa bergabung. Kami akan bentuk sebuah grup atau wadah bersama dari kampus mana saja untuk jadi tempat edukasi teman-teman mahasiswa," ungkap Zabur.

Sementara itu, Ketua Program Studi Jurnalistik UHO La Ode Herman Halika menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kemampuan menulis berita merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikuasai mahasiswa jurnalistik dan anggota UKM pers.

"Penulisan berita dalam jurnalistik itu sangat penting karena bisa melatih mahasiswa, khususnya di Prodi Jurnalistik, untuk mengembangkan keilmuan dan kompetensi mereka dalam menulis berita. Tidak hanya saat di kelas, tapi juga caranya nanti saat meliput, menulis, atau menerbitkan suatu berita itu kan ada tekniknya. Maka dari itu saya sangat bersyukur sekali dengan kehadiran ANTARA di jurusan Jurnalistik ini," ucap Herman.

Ia menilai pelatihan tersebut dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperkuat kemampuan praktis yang tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas.

Herman berharap mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi dapat langsung mempraktikkan teknik penulisan berita yang telah diberikan.

"Pesannya itu agar mahasiswa dapat memahami kegiatan ini kemudian mempraktikkan bagaimana cara menulis berita dengan baik dan benar," tambah Herman.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA latih mahasiswa UKM Pers teknik penulisan standar kantor berita

Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026