Rantau (ANTARA) - Angin puting beliung yang terjadi saat hujan deras melanda Desa Tandui, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa malam, merusak bagian atap rumah warga dan menyebabkan satu orang mengalami luka.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin melaporkan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.10 WITA di RT 006/RW 003, Desa Tandui, Kecamatan Tapin Selatan.

Rumah milik Baharun menjadi bangunan yang terdampak dalam kejadian tersebut. Sebanyak satu keluarga yang terdiri atas sembilan jiwa terdampak akibat kerusakan rumah.

"Atap bagian dapur dan sebagian atap kamar rumah terangkat akibat angin kencang," demikian laporan sementara Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Tapin yang diterima di Rantau, Selasa.

Bangunan yang mengalami kerusakan merupakan rumah semi permanen dengan nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.

Selain kerusakan bangunan, kata dia, satu warga atas nama Baharun dilaporkan mengalami luka pada bagian kepala akibat kejadian tersebut.

"Korban telah mendapatkan perawatan setelah mengalami luka akibat dampak angin kencang yang menerjang kawasan permukiman," katanya.

BPBD Tapin menyebutkan, kejadian tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang sehingga menyebabkan sebagian atap rumah warga mengalami kerusakan.

"Petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak bencana guna memastikan kondisi warga serta kerusakan yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem tersebut," ungkapnya.

BPBD Tapin menghimbau, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Tapin.

Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.