Anggota DPR minta produsen hilirisasi kopi perbesar nilai tambah
Minggu, 6 September 2026 14:25 WIB
Anggota DPR RI Komisi VII Hendry Munief (ANTARA/Annisa Firdausi)
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief meminta kepada para produsen kopi untuk tidak hanya memasarkan produk biji kopi, tetapi juga melakukan hilirisasi komoditas itu agar memperbesar nilai tambah yang bisa membuat pendapatan pengusaha dan petani meningkat.
Dia menjelaskan, Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat dunia dengan produksi sekitar 834 ribu ton pada 2025, sementara 98,6 persen perkebunan kopi merupakan perkebunan rakyat. Potensi tersebut, menurut dia, harus diikuti penguatan industri hilir.
"Peluang ekspor produk olahan masih terbuka lebar karena ekspor kopi olahan Indonesia pada tahun 2025 mencapai 182.441 ton senilai 692,1 juta dolar AS dan telah menjangkau lebih dari 80 negara," kata Hendry dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, kapasitas terpasang industri pengolahan kopi mencapai 1,81 juta ton, tetapi tingkat utilisasinya baru 51 persen dengan kapasitas produksi sekitar 928 ribu ton. Maka dari itu, menurut dia, harus ada peningkatan utilisasi perlu dibarengi penguatan pasokan bahan baku, kualitas pascapanen, teknologi, SDM dan kemitraan dengan petani.
Dia menegaskan hilirisasi harus diukur dari nilai ekonomi yang benar-benar tercipta, bukan sekadar dari bertambahnya aktivitas produksi. Dia menggunakan pendekatan pengawasan berbasis data dengan melihat kapasitas aktual, utilisasi, nilai ekspor, biaya produksi, biaya logistik, konsumsi energi dan produktivitas tenaga kerja, sebagaimana kerangka pengawasan hilirisasi yang disiapkan Komisi VII.
“Keberhasilan hilirisasi tidak diukur dari asap yang keluar dari cerobong pabrik, melainkan dari margin daya saing, ekspor, lonjakan nilai dan keadilan harga domestik yang terekam dalam angka," katanya.
Dia menilai prinsip tersebut relevan diterapkan pada industri kopi agar peningkatan produksi benar-benar berujung pada peningkatan daya saing, ekspor, investasi, lapangan kerja dan kesejahteraan petani.
"Dengan agenda hilirisasi kopi ini tercapai, kita harapkan agar petani sejahtera sektor industri makin kuat dan berimbas kepada pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Anggota DPR minta produsen hilirisasi kopi perbesar nilai tambah
Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026