Andrea Pirlo Setuju Latih Timnas Italia usai Guardiola Tolak FIGC
Jakarta, CNN Indonesia --
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dilaporkan mencapai kesepakatan dengan Andrea Pirlo untuk menangani timnas Italia.
Football Italia melansir, Pirlo jadi pilihan terbaru FIGC setelah Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola menolak tawawan sebagai pelatih Azzurri.
Ancelotti baru saja menandatangani kontrak baru dengan timnas Brasil, sementara Guardiola masih ingin menghabiskan waktu bersama keluarga setelah 10 tahun mengabdi di Manchester City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Sabtu 25 Juli: Persib vs Arema
- Servis Timnas Voli Indonesia Kencang karena Toiran 'Masa Bodoh'
- Kiper Best 11 Piala Dunia 2026 Vozinha Sepakat Gabung Colo-Colo
Legenda sepak bola Italia, Pirlo, disebut langsung menerima tawaran setelah dihubungi langsung direktur teknik Paolo Maldini dan penasihat khusus Leonardo. Ketiganya memiliki hubungan baik saat bekerja sama di AC Milan.
Pirlo disebut akan dikontrak hingga akhir Piala Dunia 2030 dengan kisaran gaji 1,5 juta euro per tahun. Angka tersebut jauh lebih rendah dari permintaan Guardiola yang mencapai 20 juta euro per musim.
Pirlo sebenarnya masih terikat kontrak dengan klub Uni Emirat Arab, United FC. Namun, FIGC bersedia melunasi kompensasi jika Pirlo setuju memimpin Gli Azzurri.
Rencananya pengumuman baru akan dilakukan pada Senin atau Selasa waktu setempat, setelah pertemuan pengurus FIGC.
Secara teknis, FIGC tidak terlibat dalam pengambilan keputusan tentang pelatih baru Italia. Sebab, federasi sepak bola Negeri Pizza itu telah memberi kewenangan kepada Maldini sebagai direktur teknik.
Meski demikian, Maldini juga harus melakukan presentasi di hadapan pengurus FIGC sebelum benar-benar meresmikan Pirlo sebagai pelatih anyar Italia.
Italia berencana melakukan perombakan besar-besaran setelah gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut. Kehadiran Pirlo diharapkan bisa membangkitkan prestasi Italia yang mandek dalam beberapa tahun terakhir.
[Gambas:Video CNN]
(jun)
Add
as a preferred
source on Google