AKURAT.CO Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menilai, popularitas Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), tidak cukup untuk membawa partainya menjadi juara jika tidak diimbangi dengan mesin organisasi yang kuat.

Menurut Ahmad Ali, figur dengan banyak pendukung perlu ditopang struktur partai yang tertata agar dukungan masyarakat dapat dihimpun dan disalurkan melalui organisasi.

“Enggak akan mungkin kita bisa jadi juara kalau kemudian hanya mengandalkan figur,” ujar Ahmad Ali, dikutip pada Minggu (25/10/2026).

Ia menjelaskan, figur politik akan lebih efektif jika didukung mesin organisasi yang mampu menampung dan menggerakkan dukungan masyarakat.

“Karena figur itu akan efektif kalau ada mesin. Mesin. Jadi ada salurannya, ada yang menampung,” jelasnya.

Ahmad Ali mencontohkan Jokowi sebagai salah satu figur utama PSI. Menurut dia, besarnya dukungan masyarakat kepada Jokowi perlu diimbangi dengan struktur partai yang tertata rapi.

“Jadi kalau katakanlah Pak Jokowi sebagai salah satu figur utama yang ada di partai ini, begitu banyak pencintanya tapi kemudian ini kalau strukturnya tidak tertata rapi kan tidak ada yang bisa menampung semuanya,” kata Ahmad Ali.

Ahmad Ali mengatakan PSI saat ini tengah mengevaluasi struktur organisasi partai melalui rapat kerja di tingkat wilayah dan daerah.

Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan struktur partai memenuhi target sesuai peraturan organisasi (PO) PSI.

Partai menargetkan pembentukan struktur dengan jumlah anggota tertentu di setiap tingkatan, yakni 10 orang di tingkat desa, 15 orang di tingkat kecamatan, 25 orang di tingkat kabupaten, dan 45 orang di tingkat provinsi.

“Nah, ditargetkan 10 orang per desa, 15 orang per kecamatan, 25 per kabupaten, dan kemudian 45 per provinsi,” ujarnya.

Ahmad Ali menambahkan, penguatan struktur organisasi juga menjadi salah satu pesan yang disampaikan Jokowi kepada jajaran PSI.

“Pak Jokowi tadi sebelum keluar, dia berpesan kepada saya untuk disampaikan bagaimana pentingnya membangun struktur organisasi,” ungkapnya.

Baca Juga: Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan