Alcaraz jaga kondisi mental jelang Shanghai Masters

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:25 WIB

Image Print

Dari kiri ke kanan; mantan bintang WTA Zheng Jie, aktor Wu Lei, legenda tenis Roger Federer, dan aktor Donnie Yen berfoto bersama dalam pertandingan ekshibisi di Shanghai Masters, Jumat (10/10/2025). (Shanghai Masters)

Jakarta (ANTARA) - Petenis Spanyol Carlos Alcaraz menjaga kondisi mentalnya agar terus prima karena itu menjadi kunci untuk mempertahankan performanya di ujung musim tenis 2026.

Alcaraz datang ke ATP 1000 Shanghai Masters 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai turnamen ATP 500 di Tokyo pada Selasa (6/10). Gelar tersebut menjadi titel ketiganya di level tur sepanjang tahun ini.

“Bagi saya, yang paling penting adalah merasa segar secara mental. Saya siap menghadapi tantangan di turnamen ini,” kata Alcaraz dalam konferensi pers prapertandingan, dikutip dari ATP, Sabtu.

Petenis berusia 23 tahun itu mengakui bahwa periode akhir musim dalam beberapa tahun sebelumnya bukan fase terbaiknya. Karena itu, dia ingin menjaga kondisi mental agar dapat bersaing memperebutkan gelar di Shanghai maupun turnamen-turnamen berikutnya.

“Saat ini, saya hanya ingin berada dalam kondisi yang baik untuk turnamen ini karena saya benar-benar ingin memenangi gelar. Saya pikir hal itu memberi dorongan tambahan bagi saya untuk menjalani sisa musim,” ujar Alcaraz.

Alcaraz memiliki alasan tersendiri untuk memperhatikan kondisi fisik dan mentalnya. Ia sempat absen lebih dari empat bulan pada awal tahun ini akibat cedera pergelangan tangan, tetapi mampu menunjukkan performa impresif setelah kembali bertanding.

Sebelum menjuarai turnamen Tokyo, petenis peringkat ketiga dunia tersebut mencapai perempat final US Open. Langkahnya terhenti setelah kalah dari petenis Amerika Serikat Ben Shelton melalui tie-break set kelima dalam pertandingan ketat.

Di Shanghai, Alcaraz dijadwalkan menghadapi Juan Manuel Cerundolo atau petenis kualifikasi asal Kolombia Nicolas Mejia pada pertandingan pembuka, Sabtu (10/10).

Petenis Spanyol itu belum pernah melampaui babak perempat final di turnamen lapangan keras tersebut. Namun, ia mengaku antusias kembali bertanding di China setelah absen dari ajang itu pada musim lalu.

“Saya selalu senang setiap kali datang ke sini karena masyarakatnya menghargai tenis yang bagus dan pertandingan yang menarik. Saya pikir antusiasme mereka sangat luar biasa,” tutur Alcaraz.

Berdasarkan indeks menang/kalah ATP, Alcaraz telah membukukan 32 kemenangan dan empat kekalahan sepanjang musim ini. Ia juga telah memastikan tempat pada ATP Finals yang dijadwalkan berlangsung pada 15–22 November.

Pewarta : Arindra Meodia
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026