Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Jakarta, VIVA – Polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali bergulir. Kali ini, perhatian tertuju pada permintaan Sarwendah agar sang mantan suami menjalani tes kesehatan sebelum bertemu dengan kedua anak mereka.

Baca Juga

Permintaan tersebut sebelumnya disebut membuat Ruben Onsu merasa aksesnya untuk menemui anak-anak menjadi semakin sulit. Bahkan, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap kliennya sempat keberatan lantaran tes kesehatan disebut diminta secara berkala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah perdebatan tersebut, kuasa hukum Sarwendah, Pablo Benua, akhirnya membeberkan alasan di balik permintaan pemeriksaan kesehatan itu. Ia menyebut ada persoalan kesehatan yang bersifat sensitif sehingga tidak bisa disampaikan secara terbuka kepada publik.

Baca Juga

Ruben Onsu Disebut Diminta Tes Kesehatan Berkala

Minola Sebayang sebelumnya mengungkap bahwa Ruben tidak hanya diminta menjalani pemeriksaan satu kali. Menurutnya, muncul permintaan agar tes kesehatan dilakukan dalam rentang waktu tertentu, bahkan setiap kali Ruben hendak bertemu anak.

Baca Juga

"Ruben diminta syarat tes kesehatan, mulai dari enam bulan sekali, sebulan sekali, sampai setiap kali mau ketemu anak," ujarnya.

Minola mengatakan Ruben sebenarnya tidak menolak ketika pertama kali diminta menjalani tes. Namun, situasi tersebut kemudian menjadi persoalan dalam proses mediasi karena menurutnya ada terlalu banyak ketentuan yang harus dipenuhi untuk dapat bertemu anak.

"Ruben sebenarnya menyanggupi, tetapi hakim mediator sendiri sampai bingung, masa seorang ayah mau ketemu anaknya harus tes kesehatan dulu," lanjutnya.

Keberatan tersebut bahkan disebut membuat Ruben meminta proses mediasi dihentikan. Ia merasa sejumlah persyaratan yang diberikan justru membuat dirinya kesulitan bertemu dengan anak-anak.

"Sebelum mediasi ketuk palu, Ruben bilang mediasi digagalkan saja karena sudah terlalu banyak aturan dan syaratnya," terangnya.

Pablo Benua Ungkap Ada Riwayat Kesehatan Sensitif

Di sisi lain, Pablo Benua memberikan penjelasan mengenai alasan Sarwendah mengajukan permintaan tersebut. Pablo menyebut keputusan itu berkaitan dengan adanya riwayat kesehatan yang dianggap sensitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memilih tidak menjelaskan jenis riwayat kesehatan yang dimaksud. Menurut Pablo, persoalan tersebut tidak layak dibuka di ruang publik.

"Kenapa ada alasan isu melakukan cek kesehatan? Ternyata memang ditemukan adanya sebuah riwayat yang sangat sensitif sekali tidak dapat kami sampaikan di ruang publik," kata Pablo.

Halaman Selanjutnya

Pihak Sarwendah, lanjut Pablo, memiliki kekhawatiran apabila kondisi tersebut nantinya memberikan dampak terhadap anak-anak.