Esha Tri Wahyuni
| 14 September 2026, 18:41 WIB

Akulaku Group menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak gempa NTT melalui jaringan kemanusiaan BAZNAS RI, mulai dari beras hingga minyak goreng. - AKURAT.CO/Esha Tri Wahyuni
AKURAT.CO Bantuan pangan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan disalurkan melalui jaringan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan prioritas yang teridentifikasi di wilayah terdampak.
Bantuan tersebut berasal dari Akulaku Group yang diwakili PT Akulaku Silvrr Indonesia, PT Akulaku Finance Indonesia, dan PT Bank Neo Commerce Tbk. Bantuan diberikan untuk mendukung pengadaan dan pendistribusian bahan pangan pokok bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada 10 September 2026.
Baca Juga: Baru Tersalurkan 28,85 Persen, Pemerintah Kebut Bantuan Pangan Untuk Lampung
Direktur Teknologi Informasi PT Akulaku Finance Indonesia, Edy Salim mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat disalurkan secara tepat sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami berharap bantuan ini dapat disalurkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur,” ujar Edy dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2026).
Bantuan yang disiapkan mencakup sejumlah kebutuhan pangan pokok, antara lain beras, minyak goreng, mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya.
Menurut Edy, kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga kemanusiaan dibutuhkan untuk memperkuat respons terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami percaya bahwa ketika dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat bergerak menuju tujuan kemanusiaan yang sama, dampak yang dihasilkan dapat menjadi lebih besar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung mereka dalam menjalani proses pemulihan,” katanya.
BAZNAS RI selanjutnya akan mengoordinasikan distribusi bantuan melalui jaringan kemanusiaan yang dimilikinya. Jaringan tersebut digunakan untuk menjangkau masyarakat di wilayah terdampak, termasuk daerah yang sulit diakses.
Baca Juga: Surplus 12 Persen, Pemerintah Siap Serap Telur Lewat Bantuan Pangan
Mekanisme penyaluran berdasarkan kebutuhan di lapangan menjadi bagian penting dalam distribusi bantuan.