Medan (ANTARA) - Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Medan Fahmi Ashari S Sihaloho mendorong agar pemerintah Kota Medan untuk menggencarkan promosi Galeri Mustika Deli guna menarik minat pengunjung.

"Promosi menjadi penting agar masyarakat lebih mengenalkan keberadaan Galeri Mustika Deli dan produk-produk UMKM di dalamnya," ujar Fahmi Ashari di Medan, Rabu.

Menurut dia, keberadaan galeri tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah kota setempat untuk mengembangkan produk UMKM lokal di wilayah itu.

Fahmi mengatakan galeri yang menjadi gagasan Dekrasnada Kota Medan tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan dan memperluas pasar lebih jauh.

"Namun, keberadaan galeri perlu diimbangi dengan promosi yang lebih gencar agar masyarakat mengetahui lokasi galeri serta produk-produk yang ditawarkan," katanya.

Ia mendorong agar pemerintah kota setempat untuk mematangkan strategis promosi dengan melakukan berbagai upaya termasuk memanfaatkan ruang digital.

"Dengan promosi yang efektif, galeri tersebut dapat semakin dikenal dan menarik minat masyarakat untuk membeli produk lokal," ujar dia.

Selain promosi, Fahmi juga meminta pemangku kebijakan terkait untuk melakukan pendampingan pelaku usaha hingga tingkat paling bawah.

"Dengan penguatan promosi, pemasaran digital, dan pendampingan yang berkelanjutan, Galeri M diharapkan dapat semakin berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkenalkan produk lokal Kota Medan kepada masyarakat luas," katanya menjelaskan.

Wakil Sekretaris Dekranasda Kota Medan Yulita Dewi mengatakan melibatkan komunitas menjadi salah satu upaya untuk menarik pengunjung di Galeri Mustika Deli.

Pihaknya bakal gencar melakukan aktivitas dengan seluruh elemen masyarakat termasuk komunitas untuk menyemarakkan Galeri Mustika Deli yang berlokasi di Mall Pelayanan Pubik Kota Medan.

"Nantinya, setiap agenda-agenda dari Pemerintah Kota Medan juga bakal sering dilaksanakan disini. termasuk menjamu para tamu-tamu wilayah maupun negara lain," ujar dia.

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.