Jakarta (ANTARA) - Perum Perumnas menjajaki revitalisasi Rumah Susun (Rusun) Kebon Kacang, Jakarta Pusat, untuk meningkatkan kapasitas hunian dari 632 unit menjadi lebih dari 2.700 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan penjajakan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan PT Informasi Geo Sistem (IGS) untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan strategis milik Perumnas.
"Kami menyambut baik kerja sama antara Perumnas dan PT Informasi Geo Sistem ini," kata Imelda.
Ia menjelaskan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Jumat (16/10) sebagai langkah awal penjajakan pengembangan proyek revitalisasi kawasan hunian.
Dalam kerja sama itu, PT IGS berperan sebagai fasilitator untuk menjajaki keterlibatan calon investor asing, yakni Korea Overseas Infrastructure & Urban Development Corporation (KIND) dan KORINDO Group.
"Kami juga berharap keterlibatan KIND dan KORINDO Group dapat membuka perspektif dan peluang baru dalam pengembangan aset Perumnas, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional Perumnas di bidang pembangunan infrastruktur dan kawasan perumahan," ujarnya.
Imelda mengungkapkan Rusun Kebon Kacang saat ini terdiri atas delapan blok bangunan bertingkat rendah dengan total 632 unit hunian yang ditempati sekitar 2.400 penghuni.
Melalui rencana revitalisasi, kawasan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi lebih dari 2.700 unit hunian atau bertambah sedikitnya 2.068 unit dibandingkan kapasitas eksisting.
Menurut dia, pengembangan kawasan Kebon Kacang memiliki potensi karena lokasinya berdekatan dengan sejumlah pusat kegiatan ekonomi dan simpul transportasi publik di Jakarta.
Kawasan tersebut memiliki akses menuju koridor Thamrin-Sudirman, Halte Thamrin, MRT Bundaran HI dan Dukuh Atas, serta Stasiun Tanah Abang.
Perumnas menilai optimalisasi lahan di kawasan perkotaan strategis dapat meningkatkan penyediaan hunian terjangkau dengan memanfaatkan infrastruktur dan jaringan transportasi yang telah tersedia.
Selain Rusun Kebon Kacang, Perumnas juga terus mengembangkan sejumlah proyek perumahan dalam rangka mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Sebanyak 14 lokasi proyek Perumnas telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2026.
Proyek tersebut mencakup pengembangan kawasan perumahan skala besar, hunian berbasis kawasan berorientasi transit atau transit-oriented development (TOD), hunian vertikal perkotaan, serta revitalisasi kawasan permukiman.
Perumnas menyatakan akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah, investor, dan mitra strategis untuk meningkatkan kapasitas penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset perusahaan.
Pewarta: Antara
Uploader : M Fikri Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.