Rabu, 30 September 2026 - 18:31 WIB
Jakarta, VIVA – Isu dugaan Singapura akan melepas pertandingan demi membantu Malaysia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 tengah menjadi sorotan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir ikut merespons situasi tersebut.
Baca Juga
Isu itu mencuat menjelang laga terakhir Grup A antara Malaysia dan Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis, 1 Oktober 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung bersamaan dengan duel Timnas Indonesia kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Rumor bermula dari pernyataan M Noor Korompot melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut adanya "skenario besar" dalam pertandingan Malaysia melawan Singapura dan menuding The Lions akan melepas laga demi membantu Harimau Malaya lolos ke final.
Baca Juga
Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan karena posisi klasemen Grup A memang membuat hasil pertandingan Malaysia-Singapura berkaitan langsung dengan peluang Indonesia. Namun, sejauh ini klaim tersebut belum disertai bukti adanya kesepakatan atau pengaturan hasil pertandingan antara Malaysia dan Singapura
Erick Thohir tidak secara langsung menanggapi tudingan adanya "main mata". Ia justru menekankan pentingnya setiap tim tetap bertanding maksimal pada laga terakhir.
Baca Juga
Menurut Erick, Timnas Indonesia sendiri tidak boleh terlalu sibuk memikirkan hasil pertandingan lain. John Herdman dan anak asuhnya harus terlebih dahulu menyelesaikan tugas dengan menghadapi Bangladesh.
"Kita harus fight dan mudah-mudahan Malaysia dan Singapura juga fight sama-sama," ujar Erick.
Sebab, hasil Malaysia kontra Singapura memang dapat mengubah posisi akhir Grup A, tetapi Indonesia tetap harus meraih hasil maksimal di SUGBK. Erick juga mengingatkan bahwa pertandingan yang di atas kertas terlihat mudah belum tentu berjalan sesuai perkiraan.
"Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata," katanya.
Erick mengambil contoh hasil pertandingan lain di FIFA ASEAN Cup 2026 yang menurutnya menunjukkan bahwa kejutan tetap bisa terjadi. Karena itu, Indonesia tidak boleh menganggap Bangladesh sebagai lawan yang sudah pasti bisa dikalahkan hanya karena mereka telah kehilangan peluang menuju final.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Singapura Justru Masih Punya Peluang ke Final
Jika melihat klasemen sementara, munculnya isu Singapura akan melepas pertandingan sebenarnya menjadi sesuatu yang masih perlu dibuktikan. The Lions masih mempunyai peluang untuk finis sebagai juara Grup A.
Halaman Selanjutnya
Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Malaysia berada di puncak karena memiliki selisih gol +3, sedangkan Indonesia berada di posisi kedua dengan selisih gol +2.