AKURAT.CO 98 Resolution Network yang merupakan persatuan aktivis 1998 pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, bekerja sama dengan Yayasan Generasi Hebat Sejahtera (YGHS), mengirimkan bantuan kemanusiaan dalam kegiatan Peduli Bencana Gempa Nusa Tenggara Timur.

Tim kemanusiaan yang dikirim 98 Resolution Network tersebut terdiri atas KRAy Intan Dewi Rumbinang sebagai koordinator, serta Restianti, Agustin Lumban Gaol, Sinar Shinta Wijayanti, Wilfridus Yons Ebit, dan Yudi Kusuma sebagai anggota tim.

"Mereka bertugas melaksanakan koordinasi lapangan, pengangkutan, pendataan, penyerahan bantuan, dokumentasi, dan penyusunan laporan kegiatan," ujar Pemrakarsa 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).

Baca Juga: 94 Pengungsi di NTT Meninggal, Pemerintah Harus Audit Pengelolaan Pengungsian

Haris menjelaskan, misi tersebut dilaksanakan untuk memastikan bantuan yang dihimpun melalui 98 Resolution Network dapat disalurkan secara terkoordinasi, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami menugaskan tim 98 Resolution Network untuk menjalankan misi kemanusiaan ini. Bantuan harus disalurkan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan, khususnya kebutuhan tenda dan selimut untuk menghadapi perubahan cuaca, serta kebutuhan pendukung pemulihan kegiatan pendidikan anak-anak pascagempa," jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan juga memperoleh dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial, dalam bentuk bantuan mobilisasi tim dan transportasi barang bantuan menuju wilayah sasaran. Dukungan tersebut sangat membantu kelancaran pengiriman dan penyaluran bantuan ke wilayah terdampak.

"Misi kemanusiaan berlangsung pada 19–21 September 2026. Pada hari pertama, bantuan secara simbolis diserahkan kepada Keuskupan Labuan Bajo dan diterima oleh Tim Ekonomi Keuskupan Labuan Bajo yang diwakili Romo Yuvens," jelas Haris.

Baca Juga: Jokowi Tiba di NTT, Langsung Bergerak ke Pulau yang Diterjang Gempa

Posko Keuskupan Labuan Bajo berlokasi di Gereja St. Petrus Sernaru. Setelah penyerahan simbolis, tim melanjutkan penyaluran bantuan ke SD Nggorang di Kecamatan Komodo dan SMK Golo Mori di wilayah selatan Labuan Bajo.

Pada hari kedua, tim bergerak menuju SMA Negeri 2 Kuwus. Seluruh bantuan bagi sekolah-sekolah di Kecamatan Kuwus dan Kecamatan Ndoso dititipkan di SMA Negeri 2 Kuwus sebagai titik serah terima terpusat, disertai pendataan dan daftar alokasi sekolah penerima.

Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut.