8 cara mengatasi ambeien luar di rumah agar cepat mereda
Jakarta (ANTARA) - Ambeien atau wasir dapat menimbulkan rasa nyeri, gatal, bengkak, hingga perdarahan di sekitar anus. Keluhan ringan umumnya dapat ditangani dengan perawatan mandiri dan perubahan kebiasaan.
Ambeien luar terjadi ketika pembuluh darah di bawah kulit sekitar anus mengalami pembengkakan. Konstipasi, kebiasaan mengejan, serta terlalu lama duduk di toilet menjadi sejumlah faktor yang dapat memperburuk keluhan.
Berikut delapan cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi ambeien luar, merangkum dari sejumlah sumber.
Baca juga: Studi ungkap terlalu lama main ponsel saat BAB berisiko kena ambeien
1. Perbanyak makanan berserat
Konsumsi makanan tinggi serat dapat membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan dan mengurangi kebiasaan mengejan.
Buah, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian utuh dapat menjadi pilihan. Serat juga dapat diperoleh melalui suplemen seperti psyllium jika diperlukan. Pedoman klinis menyebut peningkatan asupan serat dapat menurunkan risiko gejala ambeien menetap.
2. Cukupi kebutuhan cairan
Minum air dan cairan nonalkohol yang cukup membantu serat bekerja dengan baik serta menjaga tinja tetap lebih lunak.
Jumlah cairan yang dibutuhkan setiap orang dapat berbeda, sehingga kebutuhan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan aktivitas masing-masing.
3. Hindari mengejan saat buang air besar
Mengejan terlalu kuat dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus dan memperburuk gejala.
Usahakan buang air besar ketika tubuh sudah memberikan dorongan dan jangan memaksakan diri ketika tinja sulit keluar.
Baca juga: Ambeien bisa sembuh sendiri tanpa operasi? Ini penjelasannya
4. Jangan terlalu lama duduk di toilet
Kebiasaan berlama-lama di toilet, terutama sambil menggunakan telepon genggam, sebaiknya dihindari.
Membatasi waktu duduk di toilet termasuk perubahan kebiasaan yang direkomendasikan sebagai bagian dari penanganan awal ambeien.
5. Rendam dengan air hangat
Mandi atau berendam dengan air hangat dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman pada area anus.
Salah satu metode yang dapat digunakan adalah sitz bath, yakni merendam area anus dalam air hangat selama sekitar 10-15 menit, beberapa kali sehari. Meski sering dianjurkan untuk meredakan gejala, bukti ilmiah mengenai efektivitasnya masih terbatas.
6. Gunakan obat oles sesuai kebutuhan
Obat bebas berupa krim, salep atau supositoria tertentu dapat membantu meredakan gejala ringan seperti gatal, nyeri dan pembengkakan.
Beberapa produk mengandung hidrokortison, anestetik lokal atau bahan lain untuk meredakan gejala. Penggunaannya sebaiknya mengikuti petunjuk kemasan atau anjuran tenaga kesehatan. Hidrokortison tidak dianjurkan digunakan terlalu lama karena dapat menyebabkan penipisan kulit.
Baca juga: Kebiasaan duduk di toilet lebih dari 15 menit bisa picu risiko wasir
7. Jaga berat badan dan tetap aktif
Menjaga berat badan serta melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat membantu memperbaiki pola buang air besar dan mencegah konstipasi.
Selain itu, hindari kebiasaan mengangkat beban berat secara berlebihan apabila aktivitas tersebut memperburuk keluhan.
8. Gunakan obat pereda nyeri dengan tepat
Jika ambeien menimbulkan nyeri ringan, obat pereda nyeri yang tersedia tanpa resep dapat digunakan sesuai aturan dan kondisi kesehatan.
Namun, penggunaan obat sebaiknya tidak dilakukan sembarangan, terutama bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat lain.
Kapan harus ke dokter?
Perawatan di rumah umumnya dapat membantu keluhan ambeien ringan. Namun, seseorang perlu memeriksakan diri jika gejala tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan mandiri, mengalami nyeri berat, atau terjadi perdarahan dari anus.
Perdarahan dari anus juga tidak selalu disebabkan oleh ambeien. Karena itu, pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebabnya, terutama jika perdarahan berulang atau disertai keluhan lain.
Jika mengalami nyeri anus berat dan perdarahan, terlebih disertai sakit perut, diare atau demam, segera cari pertolongan medis.
Baca juga: Makanan yang perlu dihindari mencegah ambeien
Baca juga: Bermain ponsel sambil BAB tingkatkan risiko terkena ambeien
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.