Jakarta, CNN Indonesia --
Penggunaan artificial intelligence (AI) makin luas. Orang tua pun bisa menggunakannya guna memudahkan kebutuhan pengasuhan (parenting). Berikut beberapa manfaat AI buat orang tua.
Alicia Robinson, seorang ibu dua anak di Chicago, AS, menuturkan perangkat AI membantu kegiatannya sehari-hari termasuk mengurus anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menggunakan AI untuk menulis email ke guru, merencanakan pesta ulang tahun, bahkan menghadirkan cerita sebelum tidur. Itu seperti asisten parenting yang tidak pernah tidur," ujar Robinson seperti dilaporkan ABC News.
Leah Anise, consumer communications lead di OpenAI, mengakui AI memang banyak membantu orang tua mengefisienkan tanggung jawab sehari-hari dan memicu kreativitas.
AI tidak selamanya dilihat sebagai musuh. Asal digunakan dengan tepat, tugas pengasuhan dan tugas sehari-hari pun bakal lebih ringan. Berikut beberapa manfaat AI buat orang tua.
1. Teman diskusi
Bertanya soal pengasuhan pada kerabat atau teman, Anda bisa mendapat saran bagus tergantung lawan bicara. Namun hal yang tidak bisa dihindari adalah penilaian dan komentar yang kadang bernuansa menghakimi.
Akan tetapi, bertanya pada AI misal ChatGPT atau Gemini, Anda akan diberikan ringkasan informasi dari internet guna menjawab apa yang ditanyakan.
Anda juga bisa mengajukan pertanyaan lanjutan untuk membantu menguraikan alur pemikiran Anda. Pun Anda tidak akan mendapat komentar sinis atau bernuansa penghakiman.
2. Memberikan ide-ide baru
Anda mungkin kehabisan ide melatih anak ke toilet (toilet training). Bertanya pada teman pun mereka sulit memberikan saran sebab mereka belum melewati momen serupa.
Akhirnya Anda mengandalkan AI dan diberikan beberapa saran. Tak cuma itu, AI bahkan melengkapi informasi itu dengan tahapan-tahapan, dan Anda bisa mengajukan pertanyaan lanjutan.
Saat bingung, saran dari AI kadang bisa membantu.
3. Memudahkan urusan rumah tangga
Ilustrasi. Dengan AI, urusan rumah tangga seperti, pembuatan anggaran, perencanaan menu mingguan, dan menentukan prioritas jadi lebih mudah. (Pexels.com/Karolina Grabowska)
AI memang tidak bisa membantu Anda merapikan rumah yang berantakan atau melipat baju anak yang sudah kering. Namun AI bisa membantu dalam hal pengaturan dan pengorganisasian.
Susah menentukan prioritas dan membuat daftar tugas? Minta tolong pada AI. Anda cukup memasukkan deret tugas dan biarkan dia membantu mengurutkan.
AI juga bisa memudahkan Anda menyusun menu makanan, membuat anggaran, atau merencanakan liburan. Namun kendali tetap di tangan Anda. Anda tidak harus mengikuti sarannya 100 persen.
4. Membantu dalam hal komunikasi
Anda kadang perlu benar-benar menyiapkan kata-kata yang tepat untuk menyampaikan hal sensitif atau sekadar mencari ide berkirim ucapan.
Pun anak yang sudah memegang ponsel sendiri, kadang orang tua perlu tahu cara membalas pesan anak tanpa harus marah-marah. AI dapat membantu menyusun kata atau membantu mengoreksi pesan Anda yang kurang pas.
5. Memudahkan riset
AI dapat membantu Anda mengumpulkan informasi dengan cepat. Alat ini juga menyajikannya berupa poin-poin yang mudah dipahami.
Meski ada ragam manfaat AI, Anda perlu ingat bahwa AI bukan pengganti bantuan tenaga profesional atau naluri sebagai orang tua.
AI hanya sebuah alat yang memudahkan Anda sebagai orang tua, bukan menggantikan tugas Anda. Anda yang paling mengenal anak-anak dan keluarga.
Alat ini memberikan jawaban tapi sifatnya umum dan belum tentu sesuai dengan situasi Anda. Informasi yang dikumpulkan juga dari berbagai sumber dan belum tentu itu informasi terbaru.
[Gambas:Video CNN]
(els)