Padang (ANTARA) - Sebanyak 28 penerbangan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, Sumatera Barat, menuju Jakarta pada Minggu (6/9) hingga Senin 7 September 2026 batal akibat penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma dampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Secara keseluruhan, Bandara Internasional Minangkabau tetap melayani penerbangan untuk rute-rute di luar wilayah Jakarta. Tercatat ada 14 penerbangan yang beroperasi normal tanpa ada keterlambatan. Khusus untuk rute penerbangan dari Padang menuju Jakarta terdapat 28 penerbangan yang terpaksa dibatalkan akibat penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma karena erupsi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," kata Kepala Divisi Layanan Operasional dan Keamanan BIM Erwin Adiyasha di Padang Pariaman, Senin.
Pembatalan penerbangan rute Padang menuju Jakarta turut mengganggu perjalanan calon penumpang yang telah memiliki jadwal penerbangan pada hari tersebut.
Kondisi tersebut membuat sejumlah penumpang harus menyesuaikan kembali rencana perjalanan mereka akibat penghentian sementara penerbangan menuju Jakarta.
"Pembatalan 28 rute penerbangan dari Padang menuju Jakarta tersebut berdampak terhadap 3.270 penumpang yang harus mengalami pembatalan perjalanan menuju ibu kota pada hari kemarin," ujarnya.
Sementara itu, operasional penerbangan di BIM pada Senin 7 September 2026 masih terkendala khususnya untuk rute Jakarta karena masih terdapat kendala terkait keselamatan penerbangan di bandara tujuan.
"Operasional penerbangan di BIM hari ini belum sepenuhnya normal khusus untuk rute Jakarta. Kendala yang dihadapi murni berada pada faktor keselamatan penerbangan di bandara tujuan, seiring masih ditutupnya Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sementara itu, operasional untuk rute selain Jakarta berjalan lancar seperti biasa," kata dia.
Pihak maskapai melakukan koordinasi untuk memberikan penanganan kepada penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan rute Padang menuju Jakarta.
Penanganan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi operasional bandara tujuan serta ketentuan yang berlaku pada masing-masing maskapai.
"Pihak maskapai telah berkoordinasi penuh untuk memberikan solusi terbaik bagi seluruh penumpang yang terdampak. Kami memfasilitasi para penumpang dengan dua opsi utama, yakni penjadwalan ulang untuk keberangkatan berikutnya setelah bandara tujuan dibuka, atau pengembalian dana penuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing maskapai," ujarnya.
Pengelola BIM menyatakan kondisi terminal tetap terkendali meski pembatalan penerbangan berdampak terhadap ribuan penumpang dan sudah dipastikan tidak terjadi penumpukan di area terminal.
Ia mengatakan pengelola BIM mengimbau para penumpang untuk terus memantau informasi penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun bandara sebelum menuju terminal terutama bagi penumpang dengan tujuan Jakarta.
"Meskipun jumlah penumpang terdampak cukup signifikan, kami memastikan bahwa tidak terjadi penumpukan penumpang di area terminal BIM. Hal ini berkat kesigapan petugas dalam memberikan informasi secara dini melalui saluran resmi, sehingga sebagian besar calon penumpang memilih untuk tidak datang ke bandara dan langsung memproses tiket mereka secara online," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 28 penerbangan Padang-Jakarta batal akibat sebaran abu vulkanik