Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:45 WIB
Halmahera, VIVA – Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, program hilirisasi menunjukkan peningkatan signifikan dan semakin memperbesar kontribusinya terhadap investasi nasional.
Baca Juga
Realisasi investasi Indonesia sepanjang semester pertama 2026 tercatat mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Investasi tersebut juga menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani pada Groundbreaking dan Komersialisasi 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga
"Memang investasi di semester pertama 2026 ini, alhamdulillah mencapai realisasi investasi Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2 persen dan menyerap lebih dari 1,4 juta orang," kata Rosan.
Tak hanya tumbuh dari sisi nilai, Rosan juga melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa terjadi perubahan komposisi investasi. Kontribusi investasi hilirisasi yang sebelumnya berada di kisaran 25 persen kini telah mencapai sekitar 30 persen dari total realisasi investasi nasional.
Baca Juga
"Dari total investasi tersebut, angka hilirisasi meningkat, Bapak. Dalam dua tahun terakhir ini, kontribusi hilirisasi dari 25 persen sudah mencapai 30 persen dari total investasi yang masuk," ujarnya.
Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi Semester I-2026 masih didominasi oleh Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya, diikuti Jasa Lainnya, Pertambangan, Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi, serta Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran.
Rosan juga mengatakan perkembangan hilirisasi mulai mendorong penyebaran investasi ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.
"Dan lebih dari 75 persen terealisasi di luar Jawa, Bapak Presiden. Kita melihat hilirisasi ini akan terus meningkat ke depannya," kata Rosan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Rosan menilai dampak hilirisasi dapat terlihat langsung di Maluku Utara. Daerah yang sebelumnya identik sebagai wilayah penghasil tambang kini berkembang menjadi salah satu pusat industri pengolahan nasional.
Produk hasil hilirisasi dari Maluku Utara juga semakin beragam. Ekspor tidak lagi bertumpu pada bijih mineral mentah, tetapi telah bergerak ke produk olahan seperti feronikel, nickel matte, Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), nickel sulfate hingga cobalt.
Kelakar Prabowo ke Luhut: Roda Berputar, Sekarang Saya Komandannya
Prabowo Ia berkelakar roda telah berputar karena Luhut dulu menjadi komandannya saat masih bertugas di TNI. Sekarang, saat ini Prabowo menjadi komandannya.
VIVA.co.id
8 Oktober 2026