Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 103.779 kendaraan tertangkap kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026, Senin (26/10).
Kepala Satuan Tugas Penegakan Hukum (Kasatgas Gakkum) Operasi Patuh Jaya 2026, AKBP M. Adiel Aristo, merinci pelanggaran aturan ganjil genap mendominasi catatan penindakan hari pertama dengan total 808 kasus.
"Pelanggaran aturan ganjil genap menjadi yang paling banyak terekam oleh sistem ETLE pada hari pertama pelaksanaan operasi," kata Adiel dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Selain ganjil genap, catatan penindakan menunjukkan tingginya angka pelanggaran rambu atau marka jalan sebanyak 557 kasus, disusul oleh pengendara yang menerobos lampu merah sebanyak 408 kasus.
Pelanggaran lainnya yang turut terekam meliputi pelanggaran rambu atau larangan sebanyak 65 kasus, penggunaan ponsel saat mengemudi atau berkendara secara tidak wajar sebanyak 9 kasus, serta penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm sebanyak 7 kasus.
"Total keseluruhan pelanggaran yang tervalidasi pada hari pertama mencapai 2.888 kasus," katanya.
Dari total data yang divalidasi dan dikirimkan tersebut, pihak kepolisian mencatat sebanyak 1.872 pelanggar telah melakukan konfirmasi.
Sementara itu, denda tilang elektronik yang berhasil tertagih mencapai 1.976 perkara dengan 1.777 perkara di antaranya telah menyelesaikan pembayaran denda.
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menerjunkan sebanyak 2.938 personel gabungan untuk mengawal pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar selama 14 hari yang dimulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Pengerahan ribuan personel tersebut dikonfirmasi saat Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026 yang berlangsung di Jakarta, Senin, yang dihadiri perwakilan jajaran Forkopimda DKI Jakarta, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan PT Jasa Raharja.
"Operasi ini melibatkan 2.938 personel gabungan untuk memastikan ketertiban dan keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto saat memimpin apel pasukan di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (26/10).
Pewarta: Ilham Kausar
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.